Sejarah Kopi di Indonesia, Sejarah Kopi, Yamada Kopi
Sejarah Kopi di Indonesia, Sejarah Kopi, Yamada Kopi

Sejarah Kopi di Indonesia 

Siapa yang tidak mengenal minuman yang satu ini? Kopi! Iya kopi adalah minuman paling popular di dunia saat ini. Hampir seluruh orang di dunia mengkonsumsi kopi setiap hari, entah hanya untuk menyegarkan diri di kala pagi atau menjadi kebutuhan pokok yang harus dipenuhi layaknya nasi. Bahkan dari hasil penelitian Euromonitor International Market Research, Amerika Serikat menjadi Negara maniak kopi terbanyak. Pada tahun 2013 rakyat Amerika membeli  797 ribu ton kopi. Bahkan mereka mempunyai hari kopi nasional setiap tanggal, 29 September. Yang menunjukan betapa antusias nya masyarakat disana untuk menikmati Kopi.

Tetapi pasti ada pro dan kontra tentang minuman yang satu ini, ada yang mengatakan bahwa kopi menyebabkan maag dan penyakit lambung lainnya. Tetapi ada juga yang mengatakan bahwa mengkonsumsi kopi setiap hari dapat membantu melancarkan pencernaan dan sehat juga untuk memulihkan badan ketika lelah menghinggap. Tetapi kita tidak akan membahas tentang pro dan kontra untuk saat ini. Saat ini saya akan memberikan edukasi sedikit tentang sejarah masuknya Kopi di Indonesia.

Indonesia sendiri menjadi Negara penghasil kopi keempat terbesar di dunia setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia. Dari total produksi, sekitar 67% kopinya di ekspor sedangkan sisanya sekitar 33% untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Tingkat konsumsi kopi dalam negeri berdasarkan survey LPEM (Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Mayarakat) Universitas Indonesia tahun 1989 adalah sebesar 500 gram/ kapita/ tahun. Dan untuk saat ini para pengusaha kopi memperkirakan tingkat konsumsi kopi di Indonesia telah mencapai 800gram/ kapita/ tahun. Dengan demikian dapat di simpulkan dalam kurun waktu dua dekade terakhir telah terjadi peningkatan konsumsi kopi sekitar 300 gram/kapita/tahun.

0 komentar:

Posting Komentar